KABAR OLAHRAGA – Upaya PS Barito Putera untuk bangkit dari dua kekalahan beruntun membuahkan hasil. Tim berjuluk Laskar Antasari ini langsung melibas Persiba Balikpapan tiga gol tanpa balas di Stadion Demang Lehman, Martapura, Minggu malam (2/11/2025).
Tiga gol kemenangan Barito Putera berkat kontribusi Renan da Silva Alves pada babak pertama, dan brace Ferdiansyah, yang dilakukan beberapa menit setelah wasit meniup peluit tanda 45 menit kedua dimulai.
Bayu Pradana cs tidak hanya sukses bangkit atau kembali ke jalur kemenangan. Namun, tim ini bisa kembali membuktikan pertahanan solid dengan kembali mencatatkan clean sheet seperti lima laga pertama Championship 2025/2026.
Pelatih Barito Putera Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues mengapresiasi permainan bagus dari anak asuhnya, serta penampilan, yang memukau saat bertahan sehingga beruang Madu kesulitan menembus tembok pertahanan tim ini.
“Kami hari ini main sangat bagus. Kami punya pertahanan, yang kuat di sana. Semua pemain kerja sangat keras untuk bertahan, buat kami tidak kebobolan. Kali ini kami menyerang juga dengan kombinasi yang sangat bagus. Kami lebih akurat juga untuk finishing lebih bagus. Kami bisa cetak tiga gol,” kata Teco.
Teco membandingkan dengan pertandingan melawan Persipura Jayapura. Dia menilai, Barito Putera memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, namun tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga harus pulang dengan tangan hampa dari Kota Seribu Pinang.
Pemain lokal Barito Putera Ferdiansyah mengungkapkan, kemenangan tersebut sangat berarti untuk mengangkat kembali motivasi rekan setimnya, yang telah menelan dua kekalahan beruntun.
“Kemenangan tadi sangat berarti bagi kami semua setelah kekalahan dua pertandingan sebelumnya untuk menatap pertandingan selanjutnya melawan PSS Sleman,” ujar pemain, yang mencetak sepasang gol pada pekan ini.
Kemenangan ini membuat Barito Putera menempel ketat PSS Sleman, yang sedang duduk di singgasana puncak klasemen Grup 2 Pegadaian Championship dengan mengemas 19 poin. Laskar Antasari hanya tertinggal satu poin. (*)






